Air termasuk elemen visual yang cukup menantang karena permukaannya terus bergerak dan bereaksi terhadap cahaya. Developer tidak sekadar memberi warna biru pada sebuah bidang. Mereka menggabungkan material, gelombang, refleksi, pembiasan cahaya, dan berbagai efek tambahan untuk membangun tampilan yang meyakinkan.
Informasi lain mengenai teknologi visual dan mekanisme game dapat ditemukan melalui http://petirrajazeus.com/.
Teknik membuat air realistis dalam game biasanya meniru beberapa karakteristik penting dari air asli tanpa menghitung seluruh proses fisika secara sempurna. Pendekatan ini membantu developer menjaga keseimbangan antara kualitas visual dan performa.
Shader Membentuk Tampilan Permukaan Air
Developer menggunakan shader untuk mengatur bagaimana permukaan air bereaksi terhadap cahaya.
Shader dapat mengendalikan warna, transparansi, kilauan, tingkat kekasaran, dan detail kecil pada permukaan. Developer juga menggunakan normal map bergerak untuk menciptakan kesan riak tanpa harus mengubah geometri secara berlebihan.
Teknik tersebut membuat permukaan terlihat aktif meskipun mesh dasarnya relatif sederhana.
Refleksi Menampilkan Lingkungan Sekitar
Air dapat memantulkan langit, bangunan, pepohonan, atau sumber cahaya.
Developer menggunakan teknik refleksi untuk menampilkan lingkungan pada permukaan. Mereka kemudian menyesuaikan kekuatan pantulan berdasarkan sudut kamera dan kondisi air.
Game tidak selalu menghitung refleksi sempurna karena proses tersebut dapat membebani GPU.
Refraction Membuat Objek Terlihat Berubah
Cahaya mengubah arah ketika berpindah antara udara dan air. Fenomena ini disebut refraction.
Developer mensimulasikan pembiasan tersebut melalui material sehingga objek di bawah permukaan terlihat sedikit bergeser atau terdistorsi. Unreal Engine menyediakan pengaturan refraction pada material dan menggunakan nilai indeks bias untuk membantu menciptakan hasil yang lebih realistis.
Gelombang Memberikan Gerakan Dinamis
Laut membutuhkan gerakan berbeda dibandingkan kolam atau sungai.
Developer mengatur tinggi, arah, kecepatan, dan ukuran gelombang sesuai jenis lingkungan. Sistem air modern juga dapat menghasilkan riak ketika karakter berjalan atau kapal bergerak melintasi permukaan.
Efek Bawah Air Menambah Kedalaman
Developer mengubah tampilan ketika kamera masuk ke bawah permukaan. Mereka dapat menambahkan perubahan warna, kabut, distorsi, partikel, serta efek cahaya.
Sistem post-processing membantu menciptakan transisi antara kondisi di atas dan di bawah air.
Kesimpulan
Developer menciptakan air realistis dengan menggabungkan shader, refleksi, refraction, gelombang, dan efek bawah air. Mereka mengoptimalkan setiap elemen agar air terlihat hidup tanpa memberikan beban berlebihan pada perangkat pemain.
